Nasional

Bantu Pendatang Akses Layanan Hunian, DPUPKP Sleman Siapkan Sistem Jasa Tukang

BANTENLINECOM, Di tengah pesatnya pertumbuhan kawasan urban di Kabupaten Sleman, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman mengembangkan sistem penyediaan jasa tukang. Inovasi ini guna membantu pendatang mengakses layanan hunian.

Kepala Bidang Pendataan, Pembinaan, dan Pengawasan Bangunan DPUPKP Sleman, Martinus Doni Purbo Kuncahyo menjelaskan, sebagai daerah penyangga Kota Jogja dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di DIY, Sleman berkembang menjadi kawasan permukiman dan pusat pendidikan. Kapanewon Depok, Gamping, Mlati, dan Ngaglik kini menjelma kawasan urban padat yang terintegrasi dengan wilayah perkotaan.

Kondisi tersebut memunculkan tantangan baru, terutama bagi pendatang yang belum memiliki jaringan sosial di lingkungan tempat tinggalnya.

“Situasi ini menyebabkan pendatang yang belum tergabung dalam komunitas masyarakat kesulitan mencari pertolongan terkait tata kelola hunian,” kata Martinus, Jumat (6/3/2026).

Menurut Doni, karakter masyarakat urban dan sub-urban yang cenderung individual membuat pemerintah perlu hadir sebagai fasilitator. Sistem jasa tukang yang tengah dikembangkan akan memuat data tenaga tukang, termasuk nomor telepon yang dapat dihubungi, sehingga masyarakat lebih mudah mendapatkan layanan konstruksi.

“Program ini terintegrasi dengan pelatihan tukang yang telah digelar DPUPKP Sleman sejak beberapa tahun terakhir,” ungkapnya.

Pelatihan dilaksanakan di tingkat kalurahan dengan jumlah peserta sekitar 60–70 orang setiap kegiatan. Materi mencakup teknik pemasangan material bangunan hingga aspek Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L), dengan narasumber dari bidang Teknik Sipil agar sesuai standar teknis konstruksi.

Melalui sistem jasa tukang dan pelatihan berkelanjutan, DPUPKP Sleman berharap kualitas bangunan hunian semakin meningkat sekaligus menjamin aspek keselamatan warga. Inisiatif ini juga menjadi jawaban atas kebutuhan layanan konstruksi di tengah pesatnya urbanisasi Sleman.

“Material harus berkualitas sesuai kebutuhan. Sedangkan pelaksanaan pembangunan berkaitan dengan bagaimana material tersebut disusun menjadi konstruksi bangunan. Ini aspek teknis yang menentukan kekuatan dan keamanan,” tandasnya.

Tauhid Mahyudin

Recent Posts

BRIN Dorong Transformasi Teknologi Lewat Kerjasama Riset RI–AS

BANTENLINE, JAKARTA — Indonesia sedang mempercepat langkahnya menuju kemandirian pangan, energi, dan hilirisasi industri bernilai…

1 hari ago

Mau Tinggal Atau Pergi Dari Banten? Ini Tips Pindahan Rumah yang Efektif

BANTENLINE - Pertumbuhan infrastruktur dan pesatnya perkembangan kawasan hunian di Provinsi Banten seperti Tangerang Raya,…

3 hari ago

Genset Silent Jadi Solusi Kelistrikan Perkotaan, Kirloskar Tawarkan Performa Stabil untuk Berbagai Kebutuhan

BANTENLINE, JAKARTA - Kebutuhan pasokan listrik yang stabil di kawasan perkotaan terus meningkat seiring berkembangnya…

3 hari ago

Mata Indonesia dari Orbit: Satelit Mikro dan AI Mengawal Nusantara

BANTENLINE, SAN FRANCISCO — Indonesia sebagai negara kepulauan dengan wilayah yang sangat luas membutuhkan kemampuan…

6 hari ago

Momentum HUT RI ke-81, DPW Partai Berkarya Banten Dukung Delapan Program Menuju Banten Maju

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Berkarya Provinsi Banten menghadiri undangan Gubernur Banten dalam rangka Upacara…

2 minggu ago

Rangkaian Puncak PHBN Mandalawangi Sukses Gelar Peringatan Maulid Nabi dan Haul Akbar Pejuang & Ulama

BANTENLINE.COM PANDEGLANG - Perhelatan peringatan PHBN HUT RI ke-81 yang dikolaborasikan dengan peringatan Maulid Nabi…

2 minggu ago