Banten Terkini

PCNU Pandeglang Gelar PDKPNU Perempuan Pertama di Banten, Antusiasme terasa

BANTENLINE.COM PANDEGLANG–Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pandeglang menggelar Pendidikan Dasar Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PDKPNU) segmentasi perempuan, yang tercatat sebagai yang pertama di Provinsi Banten. Kegiatan kaderisasi ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Mathla’ul Nawakartika, Kecamatan Cisata, Kabupaten Pandeglang, dan berlangsung selama empat hari.(30/01/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh 79 peserta perempuan dari unsur Muslimat NU se-Kabupaten Pandeglang. PDKPNU segmentasi perempuan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman ideologi Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, memperdalam wawasan keorganisasian NU, serta menyiapkan kader penggerak perempuan yang memiliki militansi, kapasitas kepemimpinan, dan komitmen khidmah di tengah masyarakat.

Ketua PCNU Kabupaten Pandeglang, Enci Zarkasih, menegaskan bahwa penyelenggaraan PDKPNU perempuan merupakan bagian dari strategi besar PCNU dalam membangun sistem kaderisasi yang kuat, berjenjang, dan berkelanjutan.

“PDKPNU segmentasi perempuan ini adalah ikhtiar serius PCNU Pandeglang untuk memastikan bahwa kaderisasi NU berjalan secara inklusif. Perempuan NU memiliki peran strategis dalam menjaga nilai Aswaja, menguatkan keluarga, dan menopang gerakan sosial-keagamaan NU,” ujar Enci Zarkasih.

Ia menambahkan, selama empat hari pelaksanaan, para peserta dibekali materi ideologi, keorganisasian, dan kepemimpinan agar mampu menjadi kader penggerak, bukan sekadar pengisi struktur.

“Kader perempuan NU harus memiliki pemahaman ideologis yang kokoh dan loyalitas organisasi yang jelas agar mampu menjaga marwah jam’iyyah di tengah perubahan zaman,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Pandeglang, Nyai Nurdina, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya PDKPNU segmentasi perempuan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi kebutuhan mendesak bagi penguatan peran Muslimat NU secara struktural dan kultural.

“PDKPNU ini adalah bekal ideologis dan organisatoris yang sangat penting bagi kader Muslimat NU. Perempuan NU harus memahami Aswaja An-Nahdliyah secara utuh agar mampu berkhidmat dengan arah yang benar di keluarga, masyarakat, dan organisasi,” tutur Nyai Nurdina.

Ia berharap peserta yang telah mengikuti PDKPNU selama empat hari ini dapat menjadi motor penggerak Muslimat NU di wilayah masing-masing serta mampu menularkan nilai-nilai ke-NU-an secara konsisten.

Arief Syam

Recent Posts

PPI Kecamatan Mandalawangi Gelar Diklatsar I, diikuti Ratusan Pelajar berbakat

BANTENLINE.COM PANDEGLANG – Pengurus Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kecamatan Mandalawangi menggelar kegiatan Pendidikan dan Pelatihan…

3 hari ago

BRI BO Gatot Subroto Salurkan Jumat Berkah ke Panti Asuhan Yatim & Dhuafa Mizan Amanah

BANTENLINE.COM, JAKARTA - Sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama, BRI Branch Office…

3 hari ago

Sengketa Lahan Kampung Dukuh, Majelis Hakim Vonis Bebas Ahli Waris

BANTENLINE, JAKARTA – Pengadilan Negeri Jakarta Timur telah menjatuhkan putusan terhadap terdakwa Armando Herdian dalam…

1 minggu ago

KNPI Banten Gandeng Dinsos Perkuat Sinergi, Menuju MUSDA 2026

Serang, 8 April 2026 – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi…

1 minggu ago

KNPI Banten Gandeng BPS, Perkuat Sinergi Berbasis Data Jelang MUSDA 2026

Banten, 8 April 2026 — Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi…

1 minggu ago

Audiensi KNPI–Dispora Banten: Perkuat Kolaborasi, Matangkan MUSDA 2026 Jelang MUSDA 2026, KNPI Banten Bangun Sinergitas Kuat dengan Dispora Banten

Serang, 8 April 2026 — Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi…

1 minggu ago