BANTENLINE.COM PANDEGLANG – Dalam upaya menuntut keadilan dalam penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (P3K), persatuan Guru Honorer Swasta Madrasah Kecamatan Mandalawangi yang menamakan dirinya Gerakan Aliansi Madrasah swasta (GAM’S). Mereka berencana mengirimkan satu bus yang berisi perwakilan guru honorer swasta Kemenag dari berbagai madrasah di Mandalawangi untuk bergabung dengan puluhan ribuan guru honorer lainnya dari seluruh Indonesia nanti pada kamis 30 Oktober 2025 mendatang yang juga sama menuntut keadilan dalam proses penerimaan ASN/P3K.
Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan mereka terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai tidak adil dan diskriminasi dalam proses penerimaan ASN/P3K bagi guru honorer, khususnya di lingkungan madrasah swasta. Para guru honorer menuntut transparansi dan keadilan dalam proses seleksi, serta meminta pemerintah untuk segera menyelesaikan masalah honorer yang sudah berlangsung lama.
Kepada Media Ibnu selaku Koordinator Aksi menyatakan kesiapannya dalam aksi Gerus ibu kota,(28/10/2025)
“Kami dari GAM’S akan bersatu dan bersuara untuk menuntut hak-hak kami sebagai guru honorer yang telah mengabdi bertahun-tahun. Tidak ada lagi pembedaan antara guru honorer di sekolah negeri dan madrasah swasta. Kami menuntut keadilan dalam seleksi ASN/P3K, selain itu juga kami menyuarakan kepada pemerintah dan DPR untuk segera Mengamandemen undang-undang ASN beserta peraturan Turunannya yang sangat merugikan bagi guru madrasah swasta” ujar Ibnu kepada Media.
Hasil Teklap panitia di lokasi Acara akan membawa sejumlah alat agitasi seperti spanduk dan poster yang bertuliskan tuntutan mereka, para guru honorer ini akan bergabung dengan ribuan guru lainnya dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka akan menyampaikan aspirasi dan tuntutan mereka langsung kepada pemerintah pusat, berharap ada solusi konkret dan kebijakan yang adil bagi guru honorer Madrasah Swasta.
Aksi ini diharapkan dapat menjadi perhatian serius bagi pemerintah untuk segera menyelesaikan permasalahan guru honorer yang sudah berlangsung lama. Dengan bersatu dan bersuara, para guru honorer berharap suara mereka tidak lagi diabaikan dan hak-hak mereka sebagai tenaga pendidik dapat dipenuhi.
BANTENLINE, PARAPAT – Kuliner lokal tak cukup hanya mengandalkan cita rasa. Branding, pemasaran digital, hingga…
BANTENLINE, BANDUNG — Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI) resmi menetapkan Dewi Kandiati Paramesty Tine Yowargana,…
SERANG — Bupati Serang Rachmatuzakiyah mendapat teguran hukum dari kuasa hukum Tim Likuidasi PT LKM…
BANTENLINE.COM. Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Persatuan MODERAT Nasional (DPP PMN), Kiki Fauzi, menyatakan dukungannya…
BANTENLINE, JAKARTA — Peluang pengembangan promosi pariwisata Arab Saudi di Indonesia semakin terbuka melalui kolaborasi…
BANTENLINE, WASHINGTON DC — Indonesia dan Amerika Serikat memiliki peluang besar untuk memperkuat kemitraan ekonomi melalui…