Oleh: Ahmad Najiullah Tirta, S.Pd.
Megawati Soekarno Putri Presiden RI ke-5 sekaligus Ketua Umum PDIP merayakan ulang tahun yang ke-78 tahun. Tepatnya tanggal 23 Januari 1947 beliau dilahirkan. Wanita pertama dalam sejarah Republik Indonesia yang menjadi Presiden. Dalam karir politiknya, beliau dikenal sebagai perempuan yang berani, tangguh dan lantang dalam menyuarakan kebenaran.
Megawati memulai karir politiknya pada tahun 1987, saat beliau terpilih sebagai Anggota DPR-RI perwakilan PDI. Langkah ini mengawali babak awal beliau berpolitik di Indonesia. Pada 22 Januari 1993, Megawati terpilih sebagai Ketua Umum PDI, menggantikan Soerjadi. Terpilihnya Megawati sebagai ketua umum bukan tanpa tantangan. Konflik internal sering terjadi di dalam tubuh PDI, dan puncaknya adalah pada saat Megawati diusulkan sebagai Ketua Umum dalam Kongres Luar Biasa (KLB) PDI pada Desember 1993.
Meskipun ada larangan dari pemerintahan Orde Baru, Megawati tetap ditetapkan sebagai Ketua Umum DPP PDI periode 1993-1998 sampai dengan sekarang. Puncak karir politik Megawati adalah ketika ia menjabat sebagai Presiden Indonesia kelima, dari 23 Juli 2001 hingga 20 Oktober 2004. Megawati menggantikan Abdurrahman Wahid setelah MPR (Majelis Permusyawaratan Rakyat) memutuskan untuk memberhentikan presiden saat itu.
Selama masa jabatannya, Megawati fokus pada stabilisasi politik dan ekonomi pasca krisis moneter yang melanda Indonesia pada akhir 1990-an. Berkat kepemimpinan beliau juga Indonesia keluar dari krisis. Namun , bila kita sesungguhnya mencermati sosok beliau dalam perjalanan hidupnya penuh dengan lika-liku, kita akan menyaksikan keteguhan seorang perempuan politik yang tak kenal menyerah.
Megawati Sosok Ibu Bangsa
Penulis, dalam hal ini mencermati dan menelaah sosok Megawati Soekarno Putri adalah sebagai Ibu Bangsa. Sumbangan pemikiran beliau terhadap Bangsa dan Negara Indonesia patut kita jadikan ibroh di zaman sekarang, terlebih kepada generasi muda. Salah satu pemikiran beliau adalah bagaimana wanita memiliki peran yang sama dengan laki-laki dalam mengembangkan Negara.
Kemudian pemikiran dan konsep beliau tentang Pancasila sangat mendalam dan komprehensif. Beliau melihat Pancasila sebagai dasar dan ideologi bangsa harus dijaga dan dipertahankan. Megawati menekankan Pancasila dalam membentuk identitas dan karakter bangsa sesuai dengan tujuan Indonesia Merdeka.
Megawati Penjaga Demokrasi dan Konstitusi
Megawati sebagai Ketua Umum Partai PDI-Perjuangan baik pemikiran, perjuangan serta tindakan tak terlepas dari Nilai-nilai Pancasila yang dianut bangsa Indonesia, dan tak terlepas dari Demokrasi. Tak usah diragukan lagi, Megawati dalam memimpin Partai selalu melihat dan menitikberatkan pada Demokrasi dan Musyawarah Partai. Mungkin saja jika Megawati menuruti keinginan pribadi dan keluarganya, tak mungkin Joko Widodo menjadi Presiden selama Dua Periode. Hal itu menunjukan sikap demokrasi dan jiwa kepemimpinan yang melihat kinerja dan potensi kadernya dalam bertarung di kontestasi Pilpres 2014 dan 2019.
Selain pejuang demokrasi, beliau merupakan sosok Penjaga Konstitusi Negara. Ketika segelintir orang atau oknum mengotak-atik konstitusi Negara demi kepentingan pribadi dan kelompoknya, beliau tampil di depan menolak perubahan konstitusi Negara. Penolakan terhadap aturan masa jabatan Presiden 3 Periode merupakan bukti kongkret Megawati dalam menjaga konstitusi Negara. Hal ini yang jarang diketahui oleh Generasi Milenial atau Gen-Z terhadap perjuangan Demokrasi dan Konstitusi yang dilakukan oleh Megawati.
Selamat Ulang Tahun Bu Mega Ke-78
Bu Mega, merupakan sosok Perempuan pertama di Indonesia yang menjadi Presiden Ke-5. Dalam dunia politik Bu Mega sudah sangat kenyang menghadapi maneuver politik dari kawan dan lawannya sehingga membentuk pribadi yang tangguh, kuat, dan lantang dalam menyuarakan kebeneran untuk kepentingan Rakyat Indonesia. Bu Mega pemikirannya tak lepas dari Pancasila dan Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila secara mendalam dan komprehensif. Bu Mega Ketua Umum Partai Politik yang memiliki suritauladan yang baik prinsipnya tak bisa dibeli levelnya dedikasi total terhadap Negara dan Bangsa.
Bu Mega salah satu Ketua Umum yang tak tergoda akan bagi-bagi jabatan dalam kabinet Prabowo-Gibran, jika beliau mau sangat mudah untuk didapatkan. Alasannya bahwa Bu Mega sejak awal menetapkan harga tak ternilai dalam demokrasi dan konstitusi. Bu Mega pelopor berdirinya Mahkamah Konstitusi (MK), Komisi Yudisial (KY) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama beliau menjadi Presiden RI Ke-5.
Selamat Ulang Tahun Ibu Megawati Soekrano Putri Ke-78 sosok Penjaga Demokrasi dan Konstitusi di Republik Indonesia.
BANTENLINE.COM, – Fauzan Fadel Muhammad menggelar acara Halal Bihalal Keluarga Besar KADIN Provinsi Gorontalo yang…
BANTENLINE.COM, – Dalam upaya memperkuat ekosistem bisnis di Provinsi Gorontalo, Fauzan Fadel Muhammad, salah satu…
BANTENLINE.COM PANDEGLANG – Pengurus Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kecamatan Mandalawangi menggelar kegiatan Pendidikan dan Pelatihan…
BANTENLINE.COM, JAKARTA - Sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama, BRI Branch Office…
BANTENLINE, JAKARTA – Pengadilan Negeri Jakarta Timur telah menjatuhkan putusan terhadap terdakwa Armando Herdian dalam…
Serang, 8 April 2026 – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi…