Banten Terkini

Aktivis GMP Dukung Aksi Protes Masyarakat Nelayan Labuan Tutupp Proyek Penangan Banjir Cipunten Agung

BANTENLINE.COM PANDEGLANG–Aksi Protes Puluhan Masyarakat Nelayan Labuan Ramai-ramai datangi lokasi Proyek Penanganan Banjir Sungai Cipunten Agung Labuan Pandeglang Banten, Sabtu, (31/08/2024).

Proyek Pembangunan Penanganan Banjir Sungai Cipunten Agung yang dilaksanakan oleh pihak ketiga CV. Wijaya Karsa dengan nilai anggaran sebesar 5 Milyar lebih dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Bidang Sumber Daya Mineral Provinsi Banten Di Protes Warga Nelayan Labuan Pandeglang.

Aksi protes tersebut, masyarakat meminta agar Proyek Penanganan Banjir Sungai Cipunten Agung Labuan Pandeglang Banten untuk sementara jangan dulu diteruskan, dikarenakan akibat proyek tersebut menimbulkan dampak buruk terhadap masyarakat nelayan terutama mengenai tersendatnya Akses Lalulintas kapal.

Disamping itu selain dampak buruk terhadap akses lalulintas bongkar muat kapal nelayan, diduga akibat tidak adanya saluran pembuangan air yang dikarenakan tertutup oleh pembangunan tanggul, apabila hujan mengakibatkan beberapa rumah warga terendam

Terkait hal tersebut Ketua Generasi Muda (GMP) Pandeglang angkat bicara, Abdul Rozak yang merupakan juga alumni Aktivis Pergerakan Mahasiswa Isalam Indonesia (PMII) menyampaikan bahwa proyek Pembangunan Penanganan Banjir Sungai Cipunten Agung Labuan Pandeglang Banten memang pantas untuk dikritisi dikarenakan menurutnya adanya beberapa Dampak buruk terhadap masyarakat nelayan sekitar, dikarenakan perencanaan dan pelaksanaan yang terkesan asal-asalan

Menurut Rozak, sebelum adanya pelaksanaan pembangunan terutama dalam perencanaan seharusnya pihak Dinas terkait melakukan analisis terlebih dahulu terutama mengenai dampak buruk dari pembangunan, serta menyiapkan relokasi terminal sandar bagi kapal nelayan yang terkena dampak. Agar pelaksanaan pembangunan tidak menganggu terhadap masyarakat nelayan.

“Seharusnya sebelum adanya pembangunan, pihak Dinas Terlebih dahulu melakukan analisis dan relokasi Terminal sandar Kapal Nelayan sehingga pelaksanaan kegiatan proyek tidak menggangu terhadap nelayan”. Tuturnya.

Selain itu tambahnya aspirasi masyarakat tersebut jangan hanya disampaikan dibawah. Tapi Perlu disampaikan langsung kepada instansi Terkait dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Bidang Sumber Daya Mineral Provinsi Banten.

Dirinya berencana Mengajak masyarakat akan melakukan aksi unjuk rasa (Demo-Red) ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Bidang Sumber Daya Mineral Provinsi Banten.

“Kami Generasi Muda Pandeglang merasa prihatin. Maka kami akan support aspirasi masyarakat dan Minggu depan kami akan menyampaikan langsung kepada instansi terkait” Ungkapnya.

Arief Syam

Recent Posts

DPP PMN Perkuat Sinergi dengan Kementerian Agama, Gugun Gumilar Dorong Penguatan Moderasi Beragama dan Kerukunan Umat

Jakarta, 16 Juli 2026 – Dewan Pengurus Pusat Persatuan Moderat Nasional (DPP PMN) terus memperkuat…

3 hari ago

Tak Sekadar Laga, Leave No One Behind Usung Pesan Kemanusiaan tentang Korban Perdagangan Orang

BANTENLINE.COM, Jakarta — Executive Producer Muhammad Chairul Basyar mempersembahkan film aksi terbarunya, Leave No One…

3 hari ago

Arif Nurbani Dorong Konsep 35 Kecamatan, 35 Mesin Ekonomi untuk Pandeglang

BANTENLINE.COM, — Kabupaten Pandeglang memiliki potensi besar di sektor pertanian, pariwisata, pesisir, dan sumber daya…

3 hari ago

KMPP Soroti Dugaan Keterlibatan Legislator Kabupaten Serang dalam Proyek Jasa Konsultan

Banteline.com, Serang - Koalisi Mahasiswa Pemerhati Pembangunan (KMPP) menyoroti informasi yang beredar di tengah masyarakat…

4 hari ago

Silaturahmi ke Jamkrida Banten, KNPI Banten Perkuat Kolaborasi Bangun Ekonomi Daerah

Serang, 14 Juli 2026 – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi…

5 hari ago

DPD KNPI Banten Gandeng UNMA Banten, Perkuat Sinergi Membangun SDM Unggul Generasi Muda

Pandeglang, 13 Juli 2026 – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi…

6 hari ago