Lebak – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lebak membuka reqruitmen anggota Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati atau Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024.
Hal tersebut tercantum dalam Surat Pemilihan Pendaftaran Calon Anggota Panwascam dalam rangka Pemilihan Tahun 2024 Nomor : 081/KP.01.00/K-BT.01/05/2024
Dalam rekrutmen Panwascam untuk Pilkada ini, dilakukan terlebih dahulu evaluasi kinerja (Evkin) terhadap anggota Panwascam yang telah dan atau sedang menjalankan tugas pengawasan Pemilu Tahun 2024, di mana para peserta yang dinyatakan memenuhi syarat akan kembali bergabung menjadi Panwascam Lebak di Pilkada 2024.
Beberapa tahapan sudah di lakukan mulai dari pendaftaran, penelitian administrasi sampai dengan tes CAT.
Namun demikian pada pelaksanaannya, Asep selaku masyarakat Kecamatan Gunung Kencana menduga bahwa Bawaslu Kabupten Lebak melakukan permainan pada nilai hasil CAT dan tes Essay dimana ada beberapa orang yang tadinya nilai CAT nya paling bawah, namun pada saat pengumuman hasil seleksi nama orang tersebut masuk kedalam pengumuman.
“Saya menduga bahwa perekrutan anggota Panwascam untuk Pilkada 2024 Kabupaten Lebak ini sarat dengan titipan, terlihat dari pengumuman 6 besar hasil tes CAT dan Essay, indikasi ini bisa kita lihat dari hasil nilai tes esay yang tidak di buka ke publik secara transparan oleh Bawaslu Kabupaten Lebak tidak seperti nilai cat yang di umumkan secara terbuka dan lengkap beserta urutan peserta yg nilainya terbesar sampai urutan terkecil” ungkap Asep kepada awak media.
Menurut Asep kejanggalan tersebut sangat jelas terlihat pada pengumuman hasil seleksi.
“ Disini kita bisa lihat bersama, Contohnya Kecamatan Gunung Kencana ada peserta yg nilainya jauh di urutan bawah tiba-tiba bisa lolos seleksi mengalahkan peserta yg nilai CAT nya masuk di 5 besar padahal perbedaan nilainya cukup jauh ini kan jadi aneh sekali”. ungkapnya.
Diakhir, Asep berharap agar Bawaslu Kabupaten Lebak membuka hasil tes tersebut kepada publik demi keterbukaan dan transparasi hasil tes.
“Saya meminta agar Bawaslu Kabupaten Lebak lebih transparan dan objektif dalam melakukan penilaian jangan sampai pelaksanaan rekrutmen ini syarat akan kepentingan dan kecurangan dan saya ingin Bawaslu Kabupaten Lebakmembuka hasil tes tersebut demi keterbukaan dan transparansi hasil tes”
“Bawaslu adalah lembaga pengawas pemilu sebagai garda terdepan untuk menjaga marwah penyelenggara pemilu agar tidak terjadi kecurangan serta berlangsung secara jujur dan adil,tetapi kalau perekrutan Panwascam saja seperti ini tidak transparan juga diduga sarat titipan dan transaksi poltik bisa jadi malah Bawaslu sendiri yg harus kita awasi jangan-jangan bukan hanya di Kecamatan Gunung Kencana saja hal ini terjadi mungkin di Kecamatan yang lain juga Wallahu a’alam” tutupnya.
Imagine your long-term tenant has just moved in. The first week feels smooth, then the…
Jakarta, 20 April 2026 Dewan Pengurus Pusat Persatuan Moderat Nasional (DPP PMN) menyampaikan apresiasi kepada…
BANTENLINE.COM PANDEGLANG – Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Plus Darul Huda Cikoneng kembali melaksanakan salah satu…
BANTENLINE.COM, – Fauzan Fadel Muhammad menggelar acara Halal Bihalal Keluarga Besar KADIN Provinsi Gorontalo yang…
BANTENLINE.COM, – Dalam upaya memperkuat ekosistem bisnis di Provinsi Gorontalo, Fauzan Fadel Muhammad, salah satu…
BANTENLINE.COM PANDEGLANG – Pengurus Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kecamatan Mandalawangi menggelar kegiatan Pendidikan dan Pelatihan…