Banten Terkini

Perlu di tiru ! Pentingnya Pemahaman Ilmu MUI tingkat Kecamatan Gelar Batsul Masail Undang Camat dan Kades

BANTENLINE.COM PANDEGLANG— Menyikapi Beberapa daerah di desa di lingkungan kecamatan Mandalawangi yang berbeda pandangan dalam penetapan Hari Raya Umat Islam, Jajaran MUI Kecamatan Mandalawangi bersama Unsur Muspicam dan kepala desa gelar Batshul Masail dan penyampaian rekomendasi kepada unsur pemerintahan di lingkungan Kecamatan Mandalawangi.
Kegiatan ini di selenggarakan di aula kantor kecamatan Mandalawangi,(26/06/2023).
Hadir dalam kegiatan tersebut Kh Akbar Muaziz selaku pengurus MUI Kabupaten Pandeglang, Kh Ece Jainudin selaku dewan pertimbangan MUI Kecamatan
Mandalawangi, Kh Entol Asrori selaku ketua MUI Kec amatan Mandalawangi, Ust Aan Khaerul Anwar Selaku Sekjen MUI Kecamatan Mandalawangi, H. Saepul Bahri selaku PH Camat Mandalawangi dan beberapa Kepala desa serta pimpinan pondok pesantren di Mandalawangi.
Acara di buka dengan sambutan Kh Entol Asrori selaku ketua MUI menyampaikan arahannya sekaligus membuka acara.
“Penting acara ini dibuat untuk menyampaikan ilmu terkait hisab dan rukyat agar masyarakat dapat memahami dan mengurangi resiko perpecahan khususnya di mandalawangi” tandasnya.

Selanjutnya H Saepul Bahri selaku PH Camat Mandalawangi menyampaikan apresiasinya kepada acara tersebut.

“Mandalawangi Idul Fitri kemarin pernah ada kejadian dimana ada pemrintah desa yang ramai di media nasional, terkait mengumumkan Idul Fitri sebelum informasi dari pemerintah, namun itu sudah kami lakukan edukasi dan panggilan namun meski begitu kita patut syukuri tidak ada perpecahan dan ancaman apapun dan Mandalawangi tetap damai” Ungkapnya.

Namun pihaknya akan mendukung hasil dari Arahan MUI Mandalawangi demi terciptanya lingkungan beribadah yabg harmonis.

Selanjutnya masih dalam panggung yang sama Kh Ece Jainudin, selaku Dewan Pertimbangan Menyampaikan arahan penting untuk seluruh masyarakat Mandalawangi.

“Zaman dulu kita semua selalu sama, terlebih saat Idul Fitri ketika ada suara Meriam meletus yang berada di Menes, itu pertanda sudah Id Fitri dan diikuti oleh semua masyarakat, tapi kini entah kenapa menjadi berbeda, bahkan satu mesjid.
ini menjadi bahan renungan padahal kita masyarakat Mandalawangi mayoritas ulama Safiiyah, namun alhamdulilah tidak ada ancaman perselisihan, untuk itu acara Batsul masail MUI Mandalawangi penting untuk merekatkan persatuan umat” Katanya.

tampak kiri benerapa kepala Desa yang hadir
Surat Edaran MUI Kecamatan Mandalawangi

Dalam acara inti KH Akbar Muaziz memimpin kegiatan batsul masail dibantu oleh sekrtaris MUI mandalawangu Ust Aan Khaerul Anwar melalui alat infocus membuka danenampilkan beberapa referensi dari Fiqh madzhab safi’i diantaranya kitab Kasyifatu saja, Faidlul Qodiir, Tuhaftul Muftaj, Kitab Anwarul Masalik
fi Syarhi Umdatu Salik, Kitab Mughni Muhtaj, Kitab Nihayatul Muhta, Kitab Syarah Bukhori, Kitab Mizan Qubro, Kitab Muhadzab, Kitab Madzahibul Arba’ah, Kitab Tafsir Qurtuby, dan Kitab Qoatolani I Syarah Bukhori.

Di akhir menyampaikan bahwa apapun perayaan Hari besar umat islam kita mendengar dan mengikuti pemerintah hasil dari sidang isbat,

” Berdasarkan kajian sebegaimana disampaikan di awal, dan atas hasil sidang Itsbat Ru’yatul Hilal Kenterian Agama RI pada hari Ahad, 18 Juni 2023 / 29 Dzul-Qa’dah 1444 H diketahui bahwa, “Ru’yatul Hilal” pada saat matahari terbenam (sunset) hari Ahad, 18 Juni 2023 / 29 Dzul-Qa’dah 1444 H sebagai penentu masuknya awal bulan Dzul-Hijjah 1444 H, tinggi hilal dan elongasi (زاوية الإستطالة)-nya masih kecil dan belum memenuhi persyaratan “Imkan ar-Ru’yat kesepakatan Menteri Agama MABIMS”, sehingga hilal belum bisa dirukyat atau dilihat di seluruh wilayah Indonesia dengan menggunakan teleskop atau teropong.

Dengan demikian, awal bulan Dzul-Hijjah 1444 H jatuh pada hari Selasa, 20 Juni 2023 M. Dan, Hari Raya Idul Adha, tgl 10 Dzul-Hijjah 1444 H jatuh pada hari Kamis, 29 Juni 2023 M.” Papar Kh Akbar Muaziz,

Beliau mengajak utamanya pengurus MUI di tiap desa dan PH Camat Mandalawangi beserta seluruh Kepala Desa agar membuat imbauan kepada masyarakat agar tidak bimbang.

kemudiann hasil dari Batshul masail inj akan menghasilkan rekomendasi kepada pihak pemerintah kecamatan berupa imbauan dan upaya menjaga ketertiban terlebih masalah ID Adha.

Dalam kegiatan hadir pimpinan ponpes diantaranya Ust Nurjen dan Ust Hilman Saepul Millah yang juga ikut aktif dalam kegiatan ini.

Arief Syam

Recent Posts

Pimpinan Daerah Gorontalo Bersatu, Dukung Fauzan Fadel Muhammad Memperkuat Peran KADIN dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

BANTENLINE.COM, – Fauzan Fadel Muhammad menggelar acara Halal Bihalal Keluarga Besar KADIN Provinsi Gorontalo yang…

11 jam ago

Fauzan Fadel Muhammad Sowan ke Gubernur Gusnar, Perkuat Iklim Usaha di Gorontalo

BANTENLINE.COM, – Dalam upaya memperkuat ekosistem bisnis di Provinsi Gorontalo, Fauzan Fadel Muhammad, salah satu…

1 hari ago

PPI Kecamatan Mandalawangi Gelar Diklatsar I, diikuti Ratusan Pelajar berbakat

BANTENLINE.COM PANDEGLANG – Pengurus Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kecamatan Mandalawangi menggelar kegiatan Pendidikan dan Pelatihan…

5 hari ago

BRI BO Gatot Subroto Salurkan Jumat Berkah ke Panti Asuhan Yatim & Dhuafa Mizan Amanah

BANTENLINE.COM, JAKARTA - Sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama, BRI Branch Office…

5 hari ago

Sengketa Lahan Kampung Dukuh, Majelis Hakim Vonis Bebas Ahli Waris

BANTENLINE, JAKARTA – Pengadilan Negeri Jakarta Timur telah menjatuhkan putusan terhadap terdakwa Armando Herdian dalam…

1 minggu ago

KNPI Banten Gandeng Dinsos Perkuat Sinergi, Menuju MUSDA 2026

Serang, 8 April 2026 – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi…

1 minggu ago