Banten Terkini

Temuan Mayat di Desa Panyabrangan Telah Diketahui Identitasnya

BANTENLINE.COM, SERANG – Perkembangan terkait temuan mayat Mr. X di Sungai Kali Anyar (Irigasi) Kp. Jambu Bol RT/RW. 003/001, Desa Panyabrangan, Kecamatan Cikeusal Kabupaten Serang yang terjadi pada hari Rabu (16/3) jam 11.00 WIB telah diketahui identitasnya.

Kapolsek Cikeusal, AKP Humaedi mengatakan bahwa pihaknya telah didatangi oleh orang tua temuan mayat pada hari Kamis (17/03) jam 10.00 WIB yang lalu.

Menurutnya, pihak keluarga mengetahui dari media sosial terkait temuan mayat yang mengambang di aliran sungai irigasi tersebut.

” Pada saat keluarga korban mengetahui informasi di media sosial,malam harinya mereka langsung ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Banten untuk mengecek mayat yang telah ditemukan oleh masyarakat beberapa hari yang lalu,” kata Humaedi.

Muhammad Tohir (55) selaku ayah kandung korban dengan alamat Kp Pasir Menyan RT/RW 010/003 Desa Sukaratu Kec Cikeusal Kab Serang telah kehilangan anak bernama M Bambang Trisukamto dengan usia 24 tahun dengan alamat yang sama.

Menurut Humaedi, korban telah kabur satu minggu yang lalu dari Yayasan Rehab ODGJ di Desa Panyabrangan Kec Cikeusal dan tidak tahu keberadaannya.

“Satu minggu lalu, pihak yayasan Bani Syifa itu sudah memberitahukan peristiwa kaburnya anak itu, ke Ibu korban,” ucap AKP Humaedi.

Kanit Reskrim Polsek Cikeusal, Ipda Lambasa Nababan menjelaskan bahwa hasil dari Forensik RS Bhayangkara Polda Banten sesuai dengan ciri-ciri yang dinyatakan oleh orang tua korban.

“Setelah disesuaikan data dari Forensik RS Bhayangkara Polda Banten dan ciri-ciri yang disampaikan oleh orang tua korban, semuanya cocok dan sama,” ungkap Lambasa.

Hasil dari Post Mortem Forensik RS. Bhayangkara, ciri-ciri korban yaitu ada catatan riwayat pencabutan gigi sebanyak 3 (tiga) buah, terdapat tahi lalat pada pipi kiri dan pipi kanan dan terdapat bekas luka (sikatrik) pada dahi tepat diatas alis mata.

Selain itu, terdapat luka keloid pada dagu tepat di bawah bibir berukuran panjang, terdapat luka keloid pada punggung tangan kanan bagian luar, terdapat kumis dan jenggot yang khas sampai mendekati leher, bentuk pusar mengerucut dan daerah pusar berbulu.

Sedangkan ciri-ciri menurut orang tua korban yaitu, gigi graham atas ompong bekas dicabut, tangan kiri dan lutut kanan ada bekas luka akibat kecelakaan motor, bentuk ibu jari korban mirip dengan ibu jari kaki ayahnya dan ada tanda lahir yang terdapat di bujur korban.

Diketahui, diantar oleh Kanit Reskrim Polsek Cikesal, jenazah korban dibawa pulang ke rumah duka sekira pukul 19.30 WIB, kemudian sekira pukul 21.00 WIB jenazah langsung dimakamkan di makam keluarga.

Agung Herdiansyah

Recent Posts

Jaga Nadi Konektivitas 3T, ASDP Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kawasan Banggai

BANTENLINE.COM, Banggai-Luwuk – Bagi masyarakat di wilayah kepulauan, transportasi penyeberangan bukan sekadar sarana untuk berpindah…

6 hari ago

PT CPJF Kadulimus Gandeng PC NU Care-LAZISNU Pandeglang Salurkan Bantuan Telur Ayam untuk Masyarakat

BANTENLINE.COM PANDEGLANG – Komitmen dalam membangun kepedulian sosial terus ditunjukkan PT Charoen Pokphand Jaya Farm…

1 minggu ago

BRI Menara BRILiaN Turut Berpartisipasi dalam Seminar Nasional Koperasi Desa Merah Putih, Dorong Kedaulatan Ekonomi Rakyat

BANTENLINE.COM, Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Institutional Business I Group di…

1 minggu ago

DPP PMN Perkuat Sinergi dengan Kementerian Agama, Gugun Gumilar Dorong Penguatan Moderasi Beragama dan Kerukunan Umat

Jakarta, 16 Juli 2026 – Dewan Pengurus Pusat Persatuan Moderat Nasional (DPP PMN) terus memperkuat…

2 minggu ago

Tak Sekadar Laga, Leave No One Behind Usung Pesan Kemanusiaan tentang Korban Perdagangan Orang

BANTENLINE.COM, Jakarta — Executive Producer Muhammad Chairul Basyar mempersembahkan film aksi terbarunya, Leave No One…

2 minggu ago

Arif Nurbani Dorong Konsep 35 Kecamatan, 35 Mesin Ekonomi untuk Pandeglang

BANTENLINE.COM, — Kabupaten Pandeglang memiliki potensi besar di sektor pertanian, pariwisata, pesisir, dan sumber daya…

2 minggu ago