Banten Terkini

FSPP Pastikan Ponpes di Kab Serang Tidak Ada Yang Berafiliasi Paham Radikal

BANTENLINE, SERANG – Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kabupaten Serang memastikan sebanyak 990 Pondok Pesantren (Ponpes) baik salafi atau modern tidak memiliki paham radikal atau berafiliasi dengan gerakan Islam ekstrimisme.

Ketua FSPP Kabupaten Serang, Faturohman Hasan mengatakan, pondok pesantren merupakan identitas pendidikan yang penuh dengan karakteristik dari dulu sebelum Indonesia merdeka. Apa yang diajarkannya bukan hanya menyoal keagamaan saja melainkan ada pemahaman kebangsaan, bagaimana santri diajarkan untuk cinta tanah air.

“Insya Allah saya pastikan untuk Ponpes yang ada di FSPP Kab Serang tidak ada yang memiliki paham radikal,” katanya.

Faturohman menyampaikan, pencegahan agar paham radikalisme tidak masuk kedalam lingkungan pesantren langkah pertama yang mesti dilakukan pimpinan Ponpes yakni memberikan pemahaman bahwa gerakan paham radikalisme itu dilarang oleh agama. Kemudian, yang kedua memberikan pemahaman agama dengan baik dan benar.

“Jihad itu ada pada masa Rosulullah SAW, sekarang itu adanya mujtahid. Jadi kalau dihadapkan dengan perbedaan itu mencari solusi yang terbaik,” katanya.

Faturohman menuturkan, dari total 990 Pondok Pesantren (Ponpes) di Kabupaten Serang, 840 Ponpes sudah memiliki izin operasional dari Kementrian Agama, selebihnya ada sebanyak 150 Ponpes yang belum memiliki badan hukum.

“Kalau yang belum berbadan hukum itu modelnya Pondok Pesantren salafi atau pondok bale rombeng,” ujarnya

Secara tradisi, lanjut Faturohman, antara Ponpes modern dan salafi memiliki perbedaan pada rutinitas atau kegiatan yang ada didalamnya. Misalnya saja untuk Ponpes modern para santri mengikuti pembelajaran sesuai kurikulum dan ada registrasi setiap semesternya, sedangkan untuk Ponpes salafi para santrinya tidak ada aturan yang baku, melebur antara santri satu dengan yang lainnya.

“Kalau salafi itu kan namanya pondok rombeng, Kadang-kadang santrinya ikut dengan kiyai ngaji, makan, disitu. Berbeda dengan Ponpes modernmodern santrinya berbayar, makan juga bayar,” paparnya. (**)

Agung Herdiansyah

Recent Posts

Pimpinan Daerah Gorontalo Bersatu, Dukung Fauzan Fadel Muhammad Memperkuat Peran KADIN dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

BANTENLINE.COM, – Fauzan Fadel Muhammad menggelar acara Halal Bihalal Keluarga Besar KADIN Provinsi Gorontalo yang…

8 jam ago

Fauzan Fadel Muhammad Sowan ke Gubernur Gusnar, Perkuat Iklim Usaha di Gorontalo

BANTENLINE.COM, – Dalam upaya memperkuat ekosistem bisnis di Provinsi Gorontalo, Fauzan Fadel Muhammad, salah satu…

1 hari ago

PPI Kecamatan Mandalawangi Gelar Diklatsar I, diikuti Ratusan Pelajar berbakat

BANTENLINE.COM PANDEGLANG – Pengurus Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kecamatan Mandalawangi menggelar kegiatan Pendidikan dan Pelatihan…

5 hari ago

BRI BO Gatot Subroto Salurkan Jumat Berkah ke Panti Asuhan Yatim & Dhuafa Mizan Amanah

BANTENLINE.COM, JAKARTA - Sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama, BRI Branch Office…

5 hari ago

Sengketa Lahan Kampung Dukuh, Majelis Hakim Vonis Bebas Ahli Waris

BANTENLINE, JAKARTA – Pengadilan Negeri Jakarta Timur telah menjatuhkan putusan terhadap terdakwa Armando Herdian dalam…

1 minggu ago

KNPI Banten Gandeng Dinsos Perkuat Sinergi, Menuju MUSDA 2026

Serang, 8 April 2026 – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi…

1 minggu ago