Nasional

Puji Kesiapan IMC 2026, PBMI Apresiasi Muaythai Kota Bekasi

BANTENLINE, BEKASI – Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI) memberikan apresiasi kepada Pengurus Kota (Pengkot) Muaythai Indonesia Kota Bekasi yang dinilai berhasil menjadi tuan rumah Indonesia Muaythai Championship (IMC) 2026 di GOR Abdu Rosyad, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Ketua Pengkot sekaligus pelatih Muaythai Kota Bekasi, Ardianto, dinilai mampu menggerakkan jajaran organisasi untuk mendukung penyelenggaraan Kejurnas yang diikuti sekitar 700 atlet dari berbagai daerah di Indonesia.

Wakil Ketua Umum PBMI, Evi Silviadi Sangga Buana, mengapresiasi kesiapan Muaythai Kota Bekasi dalam mendukung pelaksanaan IMC 2026. Menurutnya, pengalaman Ardianto sebagai ketua Pengkot sekaligus pelatih menjadi modal penting dalam memahami kebutuhan teknis penyelenggaraan.

“Pak Ardianto memahami dua sisi sekaligus, sebagai ketua Pengkot dan sebagai pelatih. Itu sangat membantu karena beliau memahami kebutuhan atlet, pelatih dan kontingen. Dalam Kejurnas dengan jumlah peserta yang besar, pemahaman teknis seperti ini sangat penting,” kata Evi.

Evi mengatakan, kualitas tuan rumah tidak hanya diukur dari kesiapan tempat pertandingan, tetapi juga dari kemampuan mengkoordinasikan berbagai kebutuhan selama kejuaraan berlangsung.

“Yang paling penting adalah bagaimana seluruh sistem bisa berjalan. Venue siap, koordinasi kontingen berjalan, perangkat pertandingan bisa bekerja dengan baik, dan atlet dapat berkonsentrasi menghadapi pertandingan. Dari sisi itu, Kota Bekasi memberikan dukungan yang sangat baik,” ujarnya.

Menurut Evi, keberhasilan menjadi tuan rumah juga menunjukkan bahwa organisasi Muaythai di daerah memiliki kapasitas untuk berkembang tidak hanya dalam pembinaan atlet, tetapi juga dalam penyelenggaraan kompetisi yang semakin profesional.

Apresiasi tersebut kemudian diperkuat Ketua Umum PBMI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. Ia menilai kerja Pengkot Muaythai Kota Bekasi di bawah kepemimpinan Ardianto menunjukkan keseriusan daerah dalam mendukung agenda pembinaan Muaythai nasional.

“Saya mengapresiasi Pak Ardianto dan seluruh jajaran Pengkot Muaythai Kota Bekasi. Menjadi tuan rumah Kejurnas dengan sekitar 700 atlet bukan pekerjaan ringan. Tetapi mereka mampu menjalankannya dengan baik. Tuan rumahnya profesional dan saya kira keren,” ujar LaNyalla.

LaNyalla menegaskan, keberhasilan sebuah Kejurnas bukan hanya ditentukan oleh pertandingan di atas ring. Di belakangnya terdapat kerja organisasi, kesiapan venue, koordinasi kontingen, perangkat pertandingan hingga pelayanan kepada atlet dan ofisial.

“Ini yang harus terus kita bangun. Prestasi atlet membutuhkan ekosistem yang baik. Daerah harus kuat organisasinya, pelatihnya, perangkat pertandingannya dan juga mampu menyelenggarakan kompetisi dengan standar yang baik. Kota Bekasi sudah menunjukkan kapasitas itu,” katanya.

LaNyalla juga mengapresiasi Ardianto yang aktif sebagai pelatih sekaligus memimpin organisasi Muaythai Kota Bekasi. Menurutnya, kombinasi pengalaman teknis dan organisasi tersebut dapat menjadi kekuatan dalam membangun pembinaan Muaythai di daerah.

IMC 2026 berlangsung pada 5–10 Agustus 2026 di GOR Abdu Rosyad, Kota Bekasi, dan diikuti sekitar 700 atlet dari berbagai daerah. Kejuaraan ini menjadi bagian penting dari agenda pembinaan nasional untuk mengukur perkembangan atlet, mengevaluasi kualitas kompetisi serta menjaring talenta potensial menuju jenjang prestasi yang lebih tinggi.

Bagi PBMI, keberhasilan Kota Bekasi menjadi tuan rumah merupakan bagian dari proses membangun ekosistem Muaythai Indonesia yang semakin profesional. Atlet mendapatkan ruang kompetisi, pelatih memperoleh bahan evaluasi, sementara organisasi daerah mendapat pengalaman dalam menyelenggarakan kejuaraan berskala nasional.

Dengan dukungan tuan rumah seperti Kota Bekasi, PBMI optimistis pembinaan Muaythai di daerah akan semakin kuat dan pada akhirnya memperbesar peluang Indonesia melahirkan atlet-atlet berprestasi di tingkat internasional.(*)

Agung Herdiansyah

Recent Posts

Ekowisata Lumba-Lumba Liar & Bahari Lampung Jadi Sorotan Utusan Khusus Presiden

BANTENLINE, JAKARTA — Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Pariwisata Zita Anjani menyambut positif gagasan pengembangan…

1 hari ago

Omzet UMKM Binaan Krakatau Steel Group di Cilegon Melonjak 127 Persen, Gipang Tembus Rp50 Juta

BANTENLINE.COM, CILEGON – Kabar menggembirakan datang dari sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di…

1 hari ago

Sidang Tuntutan Dana Syariah Ditunda, PLDSI: Fokus Kami Pengembalian Aset!

BANTENLINE, DEPOK — Harapan para lender untuk mendengarkan pembacaan tuntutan dalam persidangan perkara dana syariah…

2 hari ago

Krakatau Steel Gandeng BKPM Perkuat Investasi, Bidik Industri Baja Nasional Makin Kompetitif

BANTENLINE.COM, JAKARTA – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk terus memperkuat langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan…

3 hari ago

Bukan Sekadar Hukuman Pidana, Korban DSI Tuntut Hak Finansial Dipulihkan Sepenuhnya

BANTENLINE, JAKARTA — Paguyuban Lender Dana Syariah Indonesia (PLDSI) mendesak agar penanganan perkara penyimpangan dana…

4 hari ago