BANTENLINE.COM, YOGYAKARTA — Semangat kolaborasi dan kepemimpinan alumni mewarnai penyelenggaraan Kelatnas Leadership Forum (KLF) 2026, yang menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-53 Institut Teknologi Nasional Yogyakarta.
Forum ini menghadirkan ratusan alumni lintas angkatan dan profesi, mahasiswa, akademisi, serta mitra strategis yang hadir secara luring maupun daring.
Hadir dalam kegiatan ini perwakilan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, pimpinan kampus ITNY, jajaran yayasan, serta para narasumber inspiratif dari berbagai bidang, di antaranya Spei Yan Bidana (Bupati Kabupaten Pegunungan Bintang, Alumni Teknik Geologi STTNAS 1996
Resdiansyah – Komisaris Utama PT MCN & Senior Advisor Malcon Engineering Group, Alumni TS 1990), Anton Satria Prabuwono (Professor of Computing UTP Malaysia, Alumni TE 1991).
Kemudian Demianus Mambraku (General Foreman Underground GBC PT Freeport Indonesia, Alumni Teknik Pertambangan 2014), dan William Jesazas (Kepala Dinas PUPR Halmahera, Maluku Utara).
Ketua Kelatnas, Ir Yunus, dalam sambutannya menegaskan bahwa forum ini bukan sekadar ajang temu alumni.
“KLF 2026 adalah momentum strategis untuk memperkuat jejaring kepemimpinan dan kontribusi nyata bagi bangsa,” katanya.
Yunus menambahkan, alumni ATNAS–STTNAS–ITNY kini tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia dan berkiprah di berbagai sektor strategis seperti pemerintahan, industri, dunia usaha, akademisi, hingga pengabdian masyarakat.
Sebagai langkah konkret memperkuat sinergi, Kelatnas akan membentuk Koordinator Wilayah (Korwil) untuk mempercepat komunikasi, memperkuat konsolidasi, dan meningkatkan kontribusi alumni di daerah.
“Kita tidak hanya terhubung secara emosional sebagai alumni, tetapi juga harus terorganisir secara profesional agar mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah dan nasional,” katanya.
Ia juga mengatakan, forum ini menegaskan jika kepemimpinan masa kini menuntut adaptasi, kolaborasi, dan solusi nyata.
“Alumni ITNY diharapkan tidak hanya dikenal sebagai profesional sukses, tetapi sebagai problem solver yang membawa perubahan dan harapan bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Yunus, Dies Natalis ke-53 menjadi pengingat bahwa perjalanan almamater tidak berhenti di ruang kuliah, melainkan hidup dalam karya dan pengabdian para alumninya.
“Melalui KLF 2026, diharapkan lahir kolaborasi lintas daerah dan profesi yang mampu memperkuat persatuan dan mendorong kemajuan Indonesia,” ujarnya.
Ketua Kelatnas menutup sambutannya dengan ajakan kepada seluruh alumni untuk pulang membawa semangat baru menjadi alumni yang berdampak, hadir memberi manfaat, dan bergerak bersama untuk Indonesia.
“Dirgahayu ke-53 Institut Teknologi Nasional Yogyakarta.
Bersama alumni kita berdampak. Bersama kepemimpinan kita bergerak untuk Indonesia,” katanya.
*Jika ingin mengetahui lebih lengkap terkait kampus ini silahkan kunjungi https://itny.ac.id/.(*)*
BANTENLINE.COM PANDEGLANG – Pengurus Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kecamatan Mandalawangi menggelar kegiatan Pendidikan dan Pelatihan…
BANTENLINE.COM, JAKARTA - Sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama, BRI Branch Office…
BANTENLINE, JAKARTA – Pengadilan Negeri Jakarta Timur telah menjatuhkan putusan terhadap terdakwa Armando Herdian dalam…
Serang, 8 April 2026 – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi…
Banten, 8 April 2026 — Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi…
Serang, 8 April 2026 — Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi…