Tangerang Selatan

Ironi Tangsel: Sampah Menumpuk Jadi Kado Akhir Tahun, Euforia Dangdut Lebih Diutamakan

BANTENLINE, TANGERANG SELATAN – Di tengah kepulan bau menyengat dari tumpukan sampah yang kian tak terkendali, Pemerintah Kota Tangerang Selatan justru menuai sorotan tajam. Publik menilai, bukannya menghadirkan solusi konkret atas krisis darurat sampah yang menghantui pemukiman warga, jajaran elit birokrasi justru terlihat lebih sibuk menggelar perayaan atas kemenangan sebuah kontestasi dangdut di televisi nasional.

​Kondisi tersebut memicu gelombang kritik dari berbagai elemen masyarakat yang menilai pemerintah daerah sedang mengalami “krisis prioritas.” Sementara warga di berbagai titik seperti Ciputat, Pamulang, Serpong, Serpong Utara maupun wilayah lainnya harus berjibaku dengan aroma tidak sedap dan risiko penyakit akibat penumpukan limbah di pinggir jalan, namun energi pemerintah justru tersedot pada euforia panggung hiburan.

Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Tangerang Selatan menyoroti permasalahan yang sudah hampir 2 minggu ini tak kunjung ada penyelesaiannya dan terkesan dibiarkan.

“Kami belum melihat keseriusan pemerintah kota Tangerang Selatan dalam menyelesaikan permasalahan sampah yang masih terjadi hingga saat ini,” ujar Fajar Sulistiyo, Sekretaris Pemuda Muhammadiyah Kota Tangerang Selatan.

Menurut Fajar, bahkan Pemerintah Kota Tangerang Selatan lebih sibuk merayakan Euforia pemenang kontestasi dangdut yang diselenggarakan oleh salah satu stasiun televisi swasta nasional.

“Pemerintah kota Tangerang Selatan justru terlihat lebih serius merayakan atau larut dalam euforia pemenangan kontestasi dangdut. Padahal belum juara, bagaimana nanti kalau sudah juara?” tambahnya.

Meskipun berbagai upaya sudah dilakukan oleh pemerintah kota Tangerang Selatan, seperti menutup tumpukan sampah di jalan dengan spanduk/banner, namun itu dinilai bukanlah penanganan secara cepat dan tepat.

“Kalau hanya menutupi tumpukan sampah tak perlu jadi pejabat, anak SD juga diajarkan bahwa sampah harus ditutup,” lanjut Fajar.

Pemuda Muhammadiyah Kota Tangerang Selatan berharap agar pemerintah kota Tangerang Selatan dapat lebih serius menangani permasalahan sampah dan tidak menjadi permasalahan yang berlarut-larut.

“Tentu kami berharap Pemerintah Kota Tangerang Selatan dapat lebih serius dalam penanganan permasalahan sampah. Jangan sampai tingginya tumpukan sampah menjadi kado akhir tahun apalagi prestasi penutup dari pemerintah kota Tangerang Selatan untuk masyarakat,” pungkasnya.

Agung Herdiansyah

Recent Posts

Ekowisata Lumba-Lumba Liar & Bahari Lampung Jadi Sorotan Utusan Khusus Presiden

BANTENLINE, JAKARTA — Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Pariwisata Zita Anjani menyambut positif gagasan pengembangan…

21 jam ago

Omzet UMKM Binaan Krakatau Steel Group di Cilegon Melonjak 127 Persen, Gipang Tembus Rp50 Juta

BANTENLINE.COM, CILEGON – Kabar menggembirakan datang dari sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di…

1 hari ago

Sidang Tuntutan Dana Syariah Ditunda, PLDSI: Fokus Kami Pengembalian Aset!

BANTENLINE, DEPOK — Harapan para lender untuk mendengarkan pembacaan tuntutan dalam persidangan perkara dana syariah…

2 hari ago

Krakatau Steel Gandeng BKPM Perkuat Investasi, Bidik Industri Baja Nasional Makin Kompetitif

BANTENLINE.COM, JAKARTA – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk terus memperkuat langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan…

2 hari ago

Bukan Sekadar Hukuman Pidana, Korban DSI Tuntut Hak Finansial Dipulihkan Sepenuhnya

BANTENLINE, JAKARTA — Paguyuban Lender Dana Syariah Indonesia (PLDSI) mendesak agar penanganan perkara penyimpangan dana…

4 hari ago