Banten Terkini

Mahasiswa Ultimatum Gubernur & Wagub Banten: Segera Lantik Pejabat Eselon II, Jangan Korbankan Rakyat!

BANTENLINE PANDEGLANG, – Penundaan rotasi dan mutasi pejabat Eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten semakin menuai sorotan tajam. Barisan Mahasiwa dan Pemuda Peduli Kebijakan Publik mendesak Gubernur dan Wakil Gubernur Banten segera mengambil langkah tegas dengan melantik pejabat definitif. Mereka menilai, alasan “menunggu kondusifitas dan stabilitas masyarakat” adalah dalih politis yang tidak memiliki pijakan hukum yang kuat.

“Gubernur dan Wakil Gubernur jangan sembunyikan kelemahan manajemen pemerintahan di balik alasan stabilitas. Rotasi dan mutasi adalah hal normal dalam birokrasi, bukan agenda politik yang bisa ditunda sesuka hati. Jika terus ditunda, yang dikorbankan adalah rakyat Banten,” Ungkap Ahmad Syafaat Selaku Koordinator Barisan Mahasiswa dan Pemuda Peduli Kebijakan Publik kepada awak media, pada jumat, (5/9/26).

Jabatan strategis di level Eselon II adalah kunci jalannya roda pemerintahan. Kekosongan posisi atau status Plt yang berlarut-larut hanya akan memperlambat kinerja OPD, melemahkan pelayanan, dan menimbulkan ketidakpastian arah kebijakan. Hal ini jelas bertentangan dengan prinsip good governance dan merugikan kepentingan masyarakat, tegasnya.

Landasan hukum juga jelas mendukung percepatan pelantikan. UU No. 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan menekankan asas kepastian hukum dan kepentingan umum. UU No. 5 Tahun 2014 tentang ASN menegaskan mutasi dan promosi sebagai instrumen manajemen ASN yang menjamin profesionalisme dan netralitas birokrasi. PP No. 11 Tahun 2017 (jo. PP No. 17 Tahun 2020) pun mewajibkan pengisian jabatan tepat waktu agar roda pemerintahan tidak tersendat.

Mahasiswa Pasca Sarjana Ilmu Hukum itu menegaskan, bila Gubernur dan Wakil Gubernur Banten tetap abai dan tidak segera melantik pejabat Eselon II, maka gelombang protes tidak bisa dihindari. “Kami beri peringatan keras: segera lantik pejabat hasil rotasi-mutasi, atau mahasiswa akan turun ke jalan menagih tanggung jawab. Jangan biarkan birokrasi menjadi korban tarik-menarik kepentingan,” ujarnya.

Publik kini menunggu keberanian Gubernur dan Wakil Gubernur Banten untuk menegakkan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. Menunda pelantikan hanya akan memperburuk citra kepemimpinan dan melemahkan kepercayaan masyarakat, tutupnya.**

Arief Syam

Recent Posts

Kapasitas Baterai 8000mAh, realme C100 dan realme C100X Wajib Dibeli oleh Heavy User

BANTENLINE.COM, Jakarta – Gaya hidup anak muda saat ini identik dengan penggunaan smartphone yang intens…

12 jam ago

BEASISWA PENUH SAMPAI LULUS: Kado Istimewa Yayasan Bani Ismail di Acara Perpisahan SMK IT Bani Ismail Pandeglang

BANTENLINE.COM PANDEGLANG — Suasana haru dan bangga menyelimuti acara Tasyakuran dan Perpisahan siswa-siswi SMK IT…

20 jam ago

Menuju Giornata Pamungkas Serie A: Perebutan Tiket Liga Champions Memanas, AC Milan, AS Roma, Como, dan Juventus Saling Sikut!

​BANTENLINE.COM, – Kompetisi Serie A Italia musim 2025/2026 menyajikan drama luar biasa di pekan-pekan terakhirnya.…

21 jam ago

Angkat Tema Milad Berdaya, PKS Lebak Gelar Funwalk

LEBAK, BANTENLINE — Memperingati Milad ke-24 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tingkat daerah, DPD PKS Kabupaten…

1 hari ago

Sejarah Berdirinya Dewan Pengurus Pusat Persatuan Moderat Nasional (DPP PMN)

Jakarta, 16 Mei 2026 — Dewan Pengurus Pusat Persatuan Moderat Nasional (DPP PMN) merupakan organisasi…

2 hari ago