LEBAK, BANTENLINE – Desa di Kabupaten Lebak ternyata belum semuanya memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Berdasarkan data dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Lebak, dari 28 Kecamatan dan 340 Desa, baru 266 desa yang tercatat memiliki BUMDes.
Hal tersebut disampaikan Kabid Pembinaan Pemberdayaan Lembaga Kemasyarakatan Desa (P2LKD) DPMD Lebak, Agus Suherli, di Rangkasbitung, Selasa (8/10/2024). Agus mengatakan, kebanyakan BUMDes di Kabupaten Lebak bergerak pada bidang perniagaan dan penyewaan alat pesta.
“Kebanyakan seperti jual beli tabung gas, sewa auning, dan usaha air minum isi ulang,” kata Agus.
Guna meningkatkan usaha dan pendapatan BUMDes, DPMD Lebak telah melakukan pendataan potensi di tiap desa yang dapat dikembangkan agar meningkatkan usaha BUMDes. Serta dapat dilakukan diversifikasi usaha di dalamnya.
“Kita telah melakukan identifikasi potensi di tiap desa, terkait potensi ekonomi desa, khusus untuk desa penghasil gula aren dan kopi, nanti desa penghasil itu akan kita undang dalam satu workshop penggalian gagasan, sehingga ke depan bisa kita sinergikan dengan BUMDes,” ujar Agus.
Diharapkan dengan mengangkat potensi setiap desa menjadi produk yang dapat dikelola oleh BUMDes, akan dapat meningkatkan pendapatan dan pemasukan bagi Desa.
BANTENLINE.COM, – Fauzan Fadel Muhammad menggelar acara Halal Bihalal Keluarga Besar KADIN Provinsi Gorontalo yang…
BANTENLINE.COM, – Dalam upaya memperkuat ekosistem bisnis di Provinsi Gorontalo, Fauzan Fadel Muhammad, salah satu…
BANTENLINE.COM PANDEGLANG – Pengurus Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kecamatan Mandalawangi menggelar kegiatan Pendidikan dan Pelatihan…
BANTENLINE.COM, JAKARTA - Sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama, BRI Branch Office…
BANTENLINE, JAKARTA – Pengadilan Negeri Jakarta Timur telah menjatuhkan putusan terhadap terdakwa Armando Herdian dalam…
Serang, 8 April 2026 – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi…