BANTENLINE.COM, SERANG – Fakultas Sains UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten menyelenggarakan Workshop Kemahasiswaan Asisten Praktikum Laboratorium, di Aula lantai tiga Gedung B Fakultas Sains, pada Selasa, (24/5/2022).
Acara tersebut dihadiri oleh Dekan Fakultas Sains yang diwakili oleh Wakil Dekan II Dr. H. Sobri M.M, Kaprodi Biologi Riski Andrian Jasmi, M.Sc, Kaprodi fisika Elsi Ariani, M.Si, Dr. Muhammad Khotib, M.Si selaku pemateri dan para mahasiswa/i yang menjadi asisten praktikum dari jurusan fisika dan biologi dengan jumlah total 40 orang.
Kegiatan berfokus pada pembahasan sistem manajemen laboratorium dan tentang bagaimana menjadi asisten laboratorium yang professional dengan mengusung tema Etika Penggunaan Laboratorium.
Dalam sambutannya, Wakil Dekan II Dr. H. Sobri M.M. menyampaikan bahwa manajemen laboratorium (laboratory management) merupakan upaya untuk mengelola laboratorium dengan baik agar berjalan sebagaimana mestinya dan lebih dari itu ia juga mengatakan bahwa workshop ini penting sebagai peningkatan mutu tenaga laboratorium.
“Suatu laboratorium dapat dikelola dengan baik sangat ditentukan oleh beberapa faktor yang saling berkaitan satu dengan yang lainnya, alat yang baik dengan staf profesional yang terampil belum tentu dapat berfungsi dengan baik, jika tidak didukung oleh adanya manajemen laboratorium yang baik. Oleh karena itu, manajemen laboratorium adalah suatu bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kegiatan laboratorium sehari-hari,” tuturnya.
“Fakultas sains sebagai fakultas yang baru harus mampu menjadi wadah pencetak sumber daya manusia yang unggul, profesional dan berkarakter serta mempunyai jiwa kompetensi yang tinggi,” imbuhnya.
Senada dengan itu, Dr. Muhammad Khotib, M.Si menuturkan dalam penyampaian materinya bahwa suatu laboratorium harus pula memiliki dan menerapkan standar sistem mutu pengelolaan agar seluruh sumber daya yang ada dikelola secara profesional, berorientasi kepada laboratorium yang kompeten yang mampu menghasilkan data yang valid atau prototype produk yang bermutu dengan memperhatikan aspek persyaratan keselamatan, kesehatan, keamanan, dan lingkungan secara berkelanjutan.
“Saat menggunakan laboratorium, pengaturan alat dan perlengkapan merupakan hal paling penting, sehingga memungkinkan bagi dosen dan para mahasiswa untuk dapat bekerja dengan hasil yang maksimal serta waktu, bahan, tenaga yang minimal. Selain itu, cahaya atau penerangan yang baik, serta ventilasi/hawa yang cukup, tidak terlalu bising, dan dengan penataan alat perlengkapan yang baik akan menciptakan suasana yang sehat dan aman serta tidak membahayakan,” ucap Doktor asal Bogor itu.
“Pengadaan alat di laboratorium harus pula diselaraskan dengan perkembangan jaman, disesuaikan dengan jurusan masing-masing, bagi mahasiswa yang menjadi anggota pengelolaan laboratorium harus belajar bertanggungjawab dan disiplin atas alat-alat yang tersedia di laboratorium,” tutup Khotib.
Pewarta: Dahiyatul Qolabi
BANTENLINE.COM, – Fauzan Fadel Muhammad menggelar acara Halal Bihalal Keluarga Besar KADIN Provinsi Gorontalo yang…
BANTENLINE.COM, – Dalam upaya memperkuat ekosistem bisnis di Provinsi Gorontalo, Fauzan Fadel Muhammad, salah satu…
BANTENLINE.COM PANDEGLANG – Pengurus Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kecamatan Mandalawangi menggelar kegiatan Pendidikan dan Pelatihan…
BANTENLINE.COM, JAKARTA - Sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama, BRI Branch Office…
BANTENLINE, JAKARTA – Pengadilan Negeri Jakarta Timur telah menjatuhkan putusan terhadap terdakwa Armando Herdian dalam…
Serang, 8 April 2026 – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi…