Kabupaten Serang

Kiai Sepuh di Pontang jadi Korban Penganiayaan dan Pengeroyokan Tiga Orang

BANTENLINE.COM, SERANG – Kiai sepuh di Kecamatan Pontang menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan tiga orang kakak beradik. Kejadian itu sekitar pukul 19.00 WIB pada 25 Maret 2022 di pinggir masjid yang berlokasi di Kp. Begog Pasar, RT 09 RW 02 Desa Singarajan, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang.

Diketahui kejadian tersebut bermula saat salah satu dari tiga pelaku berinisial MM tak terima ditegur oleh H. Nabhani, hanya gara-gara disuruh merapikan barisan salatnya.

“Saya seusai salat magrib langsung ditarik ke samping masjid oleh (MM) Tiba-tiba di pintu pinggir masjid (MM) bersama adiknya dua orang (IR dan PL) langsung memegang dan mencekik saya dari belakang. Tanpa basa basi mereka langsung memukuli saya,” terang Nabhani kepada awak media Jumat (1/4).

“Tak hanya itu mereka para pelaku juga menendang dan menginjak-injak saya, saya hanya bisa pasrah dan tidak bisa melawan,” ujarnya.

“Untungnya ada tetangga di samping masjid yang berteriak meminta tolong ke warga lainya, dan akhirnya saya bisa diselamatkan oleh warga dan dibawa ke puskesmas terdekat,” tambahnya.

Ia pun langsung melaporkan kejadian ini ke pihak Polres Serang. Fendy Hari Wijaya selaku Ketua LPBH NU sekaligus kuasa hukum Nabhani menyayangkan kejadian tersebut.

“Sangat miris atas kejadian yang menimpa terhadap pak Kiai kami yang notabene sebagai sesepuh, Kiai, tokoh masyarakat dan Rois Suriah MWC NU,” katanya.

Berdasarkan laporan LP/B/180/III/2022/SPKT/SATRESKRIM/POLRES SERANG/POLDA BANTEN saat ini laporan tindak pidana penganiayaan dan pengeroyokan sedang dalam proses pemeriksaan saksi korban dan saksi-saksi terkait.

“untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dari para pelaku, kami berharap kepada pihak kepolisian agar secepatnya menangkap dan dihukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tambahnya.

Tim LPBH NU Kabupaten Serang, kata Fendy, siap kawal Kiai sepuh Pontang sampai pelaku di hukum.

“Saya bersama tim LPBH NU akan terus kawal kasus ini sampai para pelaku dihukum seberat-beratnya,” tegas Fendy.(acun)

Redaksi

Recent Posts

Incar Kemitraan dengan Saudi Tourism Authority, Pelaku Industri Travel Indonesia Dorong Penjajakan Kerja Sama

BANTENLINE, JAKARTA — Peluang pengembangan promosi pariwisata Arab Saudi di Indonesia semakin terbuka melalui kolaborasi…

3 jam ago

Indonesia & AS Perkuat Kemitraan Ekonomi Lewat Perdagangan Digital dan AI

BANTENLINE, WASHINGTON DC — Indonesia dan Amerika Serikat memiliki peluang besar untuk memperkuat kemitraan ekonomi melalui…

4 jam ago

Indosat 5G Hadir di Depok, Kecepatan Unduh Diklaim Tembus 400 Mbps

BANTENLINE.COM, DEPOK — Indosat Ooredoo Hutchison melalui IM3 memperkuat komitmennya dalam memperluas layanan konektivitas digital…

3 hari ago

Shio & Weton di Kalender Indonesia Digital, Atur Waktu Tetap Produktif

Merasa waktu berjalan begitu cepat? Bahkan terkadang terasa lebih singkat dari biasanya? Mulai dari urusan…

6 hari ago

Kawal Raperda Disabilitas, Berbagai Elemen Masyarakat Bentuk Aliansi Inklusi di Serang

BANTENLINE, SERANG — Sejumlah organisasi penyandang disabilitas, akademisi, lembaga bantuan hukum, komunitas, dan pegiat inklusi…

1 minggu ago

KNPI Banten Terima Bantuan Sound System dari PT Krakatau POSCO untuk Pondok Pesantren Binaan

BANTENLINE.COM - Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi Banten menerima bantuan…

1 minggu ago